Guru Lauq Indonesia baru saja menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk "Membangun Tradisi Riset dan Publikasi Ilmiah Bereputasi Internasional". Acara ini dihadiri oleh ratusan dosen muda dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia Timur.
Dalam seminar ini, dibahas berbagai kendala yang sering dihadapi peneliti muda, mulai dari minimnya dana riset, kesulitan menembus jurnal terindeks Scopus, hingga jebakan jurnal predator. Narasumber menekankan pentingnya kolaborasi antar-institusi dan penguasaan metodologi penelitian yang mutakhir.
Diharapkan, dengan adanya seminar ini, gairah meneliti di kalangan dosen semakin meningkat. Publikasi bukan sekadar syarat administratif kenaikan pangkat, melainkan wujud nyata kontribusi akademisi dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial dan kebudayaan di masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tinggalkan Komentar